travel surabaya malang

Rekomendasi 5 Gunung yang Menjadi Favorit Para Pendaki di Malang

Please rate this

Travel Malang Surabaya – Pesona tempat wisata alam yang disebut-sebut sebagai surganya tempat wisata ini sangat menawan dan indah, surga tempat wisata ini berada di Kota Malang telah berhasil menaklukan hati banyak wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Banyak objek dan tempat wisata alam di kota Malang yang keren, eksotis, instagramable, seru, asyik, dan indah mempesona. Aksesnya juga mudah dan ada juga yang aksesnya membuat kita lebih tertantang, itulah sedikit gambaran tentang Kota Malang. Selain itu, beberapa kawasan wisata alam di Malang juga dikenal dengan kesejukannya. Maka dari itu Kota Apel ini salah satu tempat destinasi yang digemari banyak wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Bagi Anda yang akan liburan ke Malang atau merefreshkan diri dari rutinitas yang melelahkan, nampaknya harus bisa memilih destinasi wisata yang sesuai dengan keinginan Anda dan tentu saja sesuai dengan budget anda. Mungkin Anda akan butuh waktu berminggu-minggu untuk mejelajahi semua pesona tempat wisata alam di Malang. untuk mempermudah Anda dalam memilih objek wisata di Malang, Tempat Kota Malang sendiri memang terletak di antara pegunungan-pegunungan yang membuat kota malang ini suasananya sangat sejuk dan nyaman, nah buat kalian yang ini berlibur ke tempat wisata alamnya kota malang terutama gunung-gunung di kota malang maka NayFa telah menyiapkan daftar tempat wisata alam di Malang dan sekitarnya yang wajib dikunjungi. Yuk, simak apa aja Rekomendasi 5 Gunung yang Menjadi Favorit Para Pendaki di Malang.

1. Gunung Panderman

gunung panderman

Gunung Panderman adalah gunung yang terletak di Kota Batu, Malang. Gunung Panderman memiliki ketinggian 2.045 mdpl. Gunung ini terlihat anggun dilihat dari Alun-alun Batu. Di kalangan para pendaki yang ada di Jawa Timur, nama Gunung Panderman sangat populer Karena Gunung Panderman merupakan salah satu bagian dari gugusan Gunung Putri Tidur yang berada di kawasan Kota Batu. Buat sobat NayFren yang datang dari arah Kota Malang, butuh waktu kurang lebih 1,5 jam menuju titik awal pendakian Gunung Panderman. Tidak Perlu khawatir buat kamu yang baru pertama mendaki, pasalnya ketinggian Gunung Panderman hanya 2045 mdpl.

Untuk mencapai area puncak, para pendaki biasanya membutuhkan waktu antara 3 sampai 4 jam. Oleh karena itu. Gunung ini cocok banget bagi kamu yang baru pertama kali mencoba mendaki. Saat melakukan pendakian menuju Puncak Basundara, yaitu puncak tertinggi Gunung Panderman, nantinya kamu akan melewati banyak tanjakan dengan kontur tanah yang berpasir. Jadi, biar nggak kaget, usahakan untuk rutin berolahraga sebelum ke sini, ya!

Sementara kalau datang di musim hujan, kamu harus ekstra hati-hati karena tanjakan yang dilalui akan sangat licin dan menyulitkan. Satu tips lainnya nih, kalau begitu hindari mendaki di musim hujan untuk menjaga keselamatan. Bicara soal penamaan, ada cerita unik di baliknya. Kabarnya, nama Gunung Panderman diambil dari nama orang Belanda, yaitu Van Der Man. Beliau merupakan pendaki pertama yang berhasil menaklukkan puncaknya. Sejak saat itulah gunung ini dikenal sebagai Gunung Panderman.

2. Gunung Butak

gunung butak

Lokasi Gunung Butak berada di daerah kota malang tepatnya di perbatasan antara kabupaten Malang dan Blitar. Gunung Butak merupakan Gugusan Pegunungan dari Putri Tidur. Untuk menuju ke Gunung Butak, sanggup melewati beberapa jalur. Diantaranya melalui jalur pendakian Gunung Panderman, kota Batu. Sedangkan kalau melalui Malang ada dua jalur, yaitu lewat Desa Gading Kulon, serta Desa Wonosari. Gunung setinggi 2.868 mdpl ini, memang cukup terkenal sebagai tujuan pendakian di Jawa Timur. Selain itu bisa menggunakan Jalur lainnya di rute Sirah Kencong, perkebunan Teh di Blitar.

Jalur Pendakian ke Gunung Butak yang paling favorit dilewati para pendaki yakni rute Panderman Batu dan Sirah Kencong Blitar. Nah kali ini pendakian kita lakukan melalui jalur Gunung Panderman. Jika kita berangkat dari kota malang, maka arahkan tujuan kita ke kota batu, selanjutnya menuju pos pendakian Gunung Panderman. Disini sanggup menitipkan kendaraan, kalau membawa kendaraan, serta membayar retribusi memasuki jalur pendakian sebesar Rp 3.000. Pos masuk jalur pendakian ke Gunung Butak memang satu jalur dengan rute pendakian ke Gunung Panderman.

Gunung Butak punya vegetasi yang beragam, yang terdiri dari hutan hujan tropis hutan lumut, hutan pinus, dan lain-lain. Dolaners bisa mencapai puncak Gunung Butak melalui Panderman, Sirah Kencong, Princi Dau, atau Gunung Kawi. Dari puncak Gunung Butak, yang berada di 2868 mdpl, Dolaners bisa melihat puncak Gunung Arjuno, Gunung Welirang, Gunung Semeru, dan Gunung Lawu saat langit cerah.

3. Gunung Arjuno

gunung arjuno

Sebuah nama yang diambil dari tokoh pewayangan Mahabharata, Arjuna. Nama yang melekat erat bersama karakter maupun tradisi yang kemudian disajikan dalam wisata gunung Arjuno dan dinikmati oleh para generasi nusantara. Gunung Arjuno adalah salah satu gunung yang kaya dengan wisata indah di Jawa Timur, tepatnya berada tepat di perbatasan kota Batu, Malang, Pasuruan dan Mojokerjo. Gunung yang cukup akrab bagi NayFren ini merupakan gunung tertinggi urutan ke-3 dari urutan gunung tertinggi sebelumnya yaitu gunung Semeru dan gunung Raung. Gunung Arjuno memiliki satu titik punggung yang sama dengan puncaknya yaitu gunung welirang. Oleh sebab itu gunung ini disebut dengan “Arjuno Welirang”.

Wisata gunung Arjuna yang paling populer adalah kegiatan pendakian terlebih bagi pemuda-pemudi yang hobi dalam kegiatan pendakian. Biasanya gunung Arjuna dicapai dalam 3 titik pendakian yaitu Tretes, Batu dan Lawang. Sedangkan kompleks Arjuno Welirang sendiri terletak pada dua gunung berapi yang tergolong lebih tua yaitu gunung Lincing di sebelah selatan dan gunung Ringgit di sebelah timur. Gunung ini emang sangat diminati dalam tujuan aktifitas pendakian karena selain memiliki ketinggian diatas 3000 m juga ada beberapa obyek wisata.

4. Gunung Kelud

kelud

Gunung Kelud adalah sebuah gunung berapi yang masih aktif dan terletak di Kabupaten Kediri, tepatnya di perbatasan kabupaten Kediri dan Blitar, 27 Km dari arah timur kota Kediri. Pada lereng Gunung Kelud sejak tahun 2004 telah dibuka sarana jalan darat untuk mempermudah para wisatawan serta penduduk sekitar menuju pucak Gunung Kelud. Gunung Kelud juga telah menjadi obyek wisata Kabupaten Kediri. Rute untuk menuju ke Gunung kelud bisa di lalui dari arah Kediri ke Wates-Margomulyo-Bambingan hingga Jurang Gelap atau Gunung Pedot. Dari Jurang Gelap ke kubah baru berjarak sekitar 2 Km dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Dengan tinggi 1730 M dari permukaan laut, Gunung Kelud dengan penampilan barunya yang kian cantik, bisa mendatangkan banyak pengunjung yang ingin selalu melihat keelokannya. Selain keindahan Gunung Kelud, disekitarnya juga terdapat obyek yang bisa dikunjungi, seperti, area perkebunan, panjat tebing, lintas alam, bumi perkemahan, danau baru Kelud dan hijaunya nuansa alam. Setelah letusan terakhir di tahun 2007, kini gunung yang sangat fenomenal ini memiliki kubah baru, yang terbentuk dari danau yang sebelumnya ada sebelum letusan. Sebelum terjadi letusan, Gunung Kelud memiliki kawah berwarna hijau yang menawan, namun sekarang telah tergantikan dengan kawah baru yang diakibatkan dari letusan.

5. Gunung Bromo

bromo

Gunung Bromo, siapa yang tidak mengenal kepopuleran gunung berapi yang masih aktif ini. Gunung Bromo adalah gunung yang paling terkenal di Jawa Timur dengan kunjungan yang paling ramai setiap tahunnya. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 Meter dari atas permukaan laut dan berada dalam empat lingkup kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Malang. Keadaan alam gunung Bromo bertautan pula dengan lembah, ngarai, caldera atau lautan pasir dengan luas sekitar 10 Km.

Gunung Bromo juga termasuk dalam satu kawasan Bromo Tengger Semeru National Park, dimana terdapat beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi seperti, Gunung Semeru, Gunung Tengger, Gunung Batok, beberapa danau dan Gunung Bromo sendiri. Sebagai gunung berapi yang masih aktif, Gunung Bromo telah mengalami letusan dengan interval waktu yang teratur dalam 20 abad ini, yakni sekitar 30 tahun sekali. Letusan terbesar terjadi pada tahun 1974 dan kembali meletus di tahun 2010.

Selain keindahan yang tersimpan di Gunung Bromo, Yadna Kasada atau Upacara Kasodo lah yang membuat Gunung Bromo menjadi tujuan destinasi utama setiap tahunnya. Upacara Kasodo digelar setiap tahun pada bulan purnama di bulan Desember atau Januari.

Itu lah Rekomendasi 5 Gunung yang Menjadi Favorit Para Pendaki di Malang, bagaimana apa traveller sudah menentukan ingin mengunjungi gunung yang mana dulu? jika kalian bingung kunjungi aja semua hehehe kalian bisa menggunakan paket wisata nayfa trans atau sewa mobil atau bahkan travel untuk pergi ke malang. silahkan klik dibawa ini

travel bisa klik link -> Travel Malang Surabaya
paket wisata bisa klik link -> Paket Wisata Malang
jasa sewa mobil bisa klik link -> Sewa Mobil Malang
atau hubungi kami di -> NayFa Travel

Baca Juga : 5 Wisata Alam di Malang dan Batu yang paling Bagus

No ratings yet.

Travel Surabaya Malang Travel Surabaya Malang Travel Surabaya Malang